Dalam tiga tahun ke depan, 98% pembangkit listrik baru akan berasal dari sumber energi terbarukan.
--"Laporan Pasar Listrik 2023"
Badan Energi Internasional (IEA)
Karena ketidakpastian pembangkitan energi terbarukan seperti tenaga angin dan surya, kita perlu membangun sistem penyimpanan energi baterai (BESS) skala megawatt dengan kemampuan respons cepat. Artikel ini akan mengevaluasi apakah pasar BESS dapat memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat dari aspek-aspek seperti biaya baterai, insentif kebijakan, dan entitas pasar.
Seiring dengan penurunan biaya baterai lithium-ion, pasar penyimpanan energi terus tumbuh. Biaya baterai turun sebesar 90% dari tahun 2010 hingga 2020, sehingga memudahkan BESS (Battery Energy Storage System) untuk memasuki pasar dan semakin mendorong perkembangan pasar penyimpanan energi.
BESS (Battery Energy Storage System) telah berkembang dari kurang dikenal menjadi populer berkat integrasi IT/OT.
Pengembangan energi bersih telah menjadi tren umum, dan pasar BESS akan memasuki babak baru pertumbuhan pesat. Telah diamati bahwa perusahaan manufaktur kabinet baterai terkemuka dan perusahaan rintisan BESS terus mencari terobosan baru dan berkomitmen untuk mempersingkat siklus konstruksi, memperpanjang waktu operasi, dan meningkatkan kinerja keamanan sistem jaringan. Oleh karena itu, AI, big data, keamanan jaringan, dan lain-lain telah menjadi elemen kunci yang harus diintegrasikan. Untuk mendapatkan pijakan di pasar BESS, perlu untuk memperkuat teknologi konvergensi IT/OT dan menyediakan solusi penyimpanan energi yang lebih baik.
Waktu posting: 29 Desember 2023
